Berita BolaLiga Primer

Gagal pertahankan gelar juara, Chelsea babak belur lagi

Chelsea kembali menuai hasil negatif saat menjamu Setan Merah dengan skor 0 – 2 pada laga lanjutan Piala FA.

Pada laga yang dihelat pada Selasa 19 Februari 2019 di Stamford Bridge, Baik Chelsea dan MU berlaga pada babak kelima Piala FA.

Pada laga ini Chelsea yang berstatus sebagai juara bertahan dikalahkan dengan mudah oleh Manchester United yang bermain pasif dan lebih banyak bertahan.

Chelsea banyak membuang-buang peluang mereka dan kesulitan menembus pertahanan kokoh Manchester United ditambah lagi dengan serangan MU yang cukup menyebalkan.

2 gol MU dibabak pertama cukup membenam semangat bermain dan mengantar Chelsea keluar dari ajang Piala FA.

Gol-gol Manchester United ini dicetak oleh Ander Herrera pada menit ke 31 dan Paul Pogba pada akhir babak pertama. The Blues pun dipermalukan dimarkas mereka sendiri.

Pelatih Chelsea kembali mendapat sorotan tajam setelah Chelsea keluar dari persaingan gelar Piala FA.

Sebelum Chelsea telah menuai hasil negatif dan dihajar babak belur oleh Manchester City 6 – 0 dan sekarang kalah lagi melawan MU 0 – 2.

Statistik Chelsea vs Manchester United FA CUP

Statistik Chelsea vs Manchester United FA CUP

Chelsea sebenarnya memiliki kesempatan yang besar untuk mencetak angka dan menang pada laga ini.

Akan tetapi dewi fortuna sepertinya memang sedang tidak memihak Chelsea karena peluang mereka terbuang sia-sia.

Tercatat The Blues menguasai hingga 67 persen penguasaan bola sedangkan MU hanya mendapatkan sisa 33 persennya.

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri benar-benar menyayangkan ketidakberuntungan timnya dibabak pertama dimana mereka langsung dimatikan dan ketinggalan 2 angka.

Chelsea seperti anak kecil yang baru bermain sepakbola dan kebingungan membongkar pertahanan MU.

“Saya pikir dengan hasil ini kami tidak beruntung karena pada babak pertama tim bermain lebih baik daripada MU dan pada akhir babak pertama kami tertinggal 2-0,” kata Sarri dilansir dari situs resmi Chelsea.

“Pada babak kedua laga benar-benar sangat sulit. Mereka adalah tim yang sangat mengandalkan fisik dan bertahan sangat dalam dengan solid. Kami kebingungan di babak kedua tetapi di babak pertama kami bermain bagus,” tambahnya.

Mantan pelatih Napili ini sangat kecewa karena anak asuhnya seharusnya bisa menang mudah pada laga ini terlebih MU tidak bermain menggunakan pemain inti mereka.

“Kami seharusnya tampil lebih agresif dan punya determinasi dalam kotak penalti dan kotak penalti lawan karena perbedaan ada di sana. Kami memainkan 78 bola di kotak penalti lawan dan United hanya memainkan 16 di bola di daerah kami, tetapi hasilnya 2-0, jadi itu perbedaannya,” ujarnya menjelaskan.

Cek Juga: Pekan 27 Liga Primer, Chelsea babak belur dibuat City

Related Articles

Close
Close