Dikalahkan Kolombia, Deschamp: Prancis mudah puas

Dikalahkan oleh tim underdog Kolombia pada laga persahabatan antara Prancis melawan Kolombia. Laga yang dimenangkan oleh Kolombia ini membuat pelatih Prancis, Didier Deschamp berang karena timnya tidak mampu mempertahankan keunggulan mereka sama sekali dan membiarkan Kolombia bangkit membalas dan membalikan keadaan.

Laga yang dihelat oleh Stade de France, Prancis. Olivier Giroud dan Thomas Lemar sempat membawa Prancis unggul 2 angka atas Kolombia. Setelah unggul 2 gol permainan Prancis mulai kendur dan 2 menit setelah 2 gol Prancis, Kolombia mulai menyusun serangan mereka.

James Rodriguez membuat 2 assist dan keduanya dicetak oleh Luis Muriel dan Radamel Falcao dengan mudah kegawang Prancis.

Dari catatan statistik Prancis memang sangat mendominasi jalannya pertandingan dan penguasaan boal dengan perbandingan 56 : 44 persen namun dibandingkan Prancis, Kolombia lebih berbahaya dan lebih mengancam dalam setiap serangan mereka. 13 percobaan Kolombia 4 on target dan menang atas duel – duel diudara dan lebih banyak melakukan tackle dibandingkan Prancis yang mmebuat 12 percobaan 4 on target dan 15 tackle.

“Kami memiliki banyak masalah,” Deschamps mengungkapkan yang dilansir L’Equipe. “Mereka [Kolombia] memperlihatkan agresi yang besar, kami sama sekali tidak. Kami kehilangan bola sehingga mereka bisa kembali mengontrol permainan.”

Striker Chelsea, Olivier Giroud

“Tim Kolombia ini memberi kami pelajaran dalam hal agresi. Mereka tidak kendur sama sekali. Saya tidak bisa senang, terutama babak kedua. Kami harus menganalisanya.”

“Kami tidak memenuhi standar tinggi yang kami tetapkan. Kami tidak punya alasan. Ketika Anda kalah di kandang sendiri, rasanya tidak pernah menyenangkan,” sembur Deschamps.

Pemain belakang Prancis, Raphael Varane mengatakan timnya mudah puas dan kehilangan fokus pada gol kedua mereka dan membiarkan mereka dipermalukan oleh Kolombia pada laga tersebut.

“Seringkali kami kehilangan konsentrasi. Kami memulai laga sangat baik dengan mencetak dua gol, lalu kami sedikit bersantai. Ada juga kesalahan individu,” ujar Varane kepada TMC.

“Ini adalah laga untuk melatih dan memperbaiki permainan. Kami tahu mereka (Kolombia) adalah tim yang agresif. Kami mengontrol awal pertandingan tapi kami harus konsisten selama 90 menit,” lanjut bek asal Real Madrid itu.

Usai melawan Kolombia, Sesuai jadwal Prancis akan dipertemukan oleh negara tuan rumah Piala Dunia 2018 tahun ini, Rusia di St Petersburg pekan depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here